Laman

Kamis, 31 Januari 2013

Pendidikan Moral Untuk Anak

Menjadi ayah dan ibu, adalah hal yang mudah. Namun menjadi figur orang tua, ternyata bukanlah hal yang mudah.

Banyak orang yang bisa melahirkan anak, namun mengalami kesulitan dalam mendidik anak-anaknya.
Seringkali kita dengar, orangtua yang mengeluh bahwa anaknya sulit untuk diatur, sulit untuk diajari hal2 yang baik.

Namun sebenarnya, sebagai orangtua, kita perlu merenungi sikap dan perilaku kita sendiri terlebih dahulu. Karena anak ternyata lebih mudah belajar dengan meniru dari apa yang dilakukan oleh orangtuanya.

Contohnya, jika orangtua merokok, lalu menasehati anaknya agar kelak tidak merokok.

Bagaimana mungkin bisa mengajarkan anak agar berbakti pada orangtua, jika saat ini anak sering kali melihat ayah ibunya menentang kakek dan neneknya?

Nasehat yang diberikan justru bertentangan dengan apa yang dilihat, didengar dan dialami oleh anak tsb, maka nasehat yang disampaikan menjadi tidak efektif.

Karena itu memberikan teladan, contoh yang baik dalam ucapan dan perbuatan bahkan pikiran, adalah suatu hal yang amat penting dalam mendidik anak.

Orangtua menyekolahkan anak2nya di sekolah yang baik. Memberikan bekal ilmu dan pendidikan. Namun keliru, jika orangtua menganggap bahwa tugas mendidik anak, adalah tugas dan kewajiban para guru saja.
Memang peranan guru penting, namun peranan orangtua jauh lebih penting. Orangtua adalah ‘guru’ yang pertama bagi sang anak. Dimana pada usia awal anak, adalah tahap penting bagi pembentukan karakter si anak.

Di rumah, anak justru bisa mendapat perhatian dan pengarahan yang lebih dari orangtuanya ( ketimbang guru yang harus memperhatikan sekian banyak anak2 di kelas ), maka arahan dan teladan orangtua menjadi sangat penting bagi perkembangan sang anak tadi.

Dalam Dhamma dijelaskan ada 3 jenis anak, yaitu :

1. Anak yang lebih baik dari orangtuanya.
Misalnya : orangtuanya sukses, si anak bisa lebih sukses.
Orangtuanya punya rumah satu, si anak mampu punya rumah lebih dari satu.

2. Anak yang biasa, sama dengan orangtuanya.
Orangtuanya punya rumah satu, si anak juga punya rumah satu.

3. Anak yang lebih buruk dari orangtuanya.
Orangtuanya punya rumah satu, si anak tinggal di rumah sewa.
Dan semua orangtua tentunya berharap kelak anaknya menjadi lebih hebat dan lebih sukses daripada dirinya. Berharap agar anaknya menjadi jenis yang pertama seperti yang dikatakan di dalam Dhamma.
Lantas bagaimana caranya orangtua agar dapat mempersiapkan anaknya untuk menjadi manusia2 yang lebih baik, lebih sukses dan bahagia kelak?

Ada 2 hal untuk mencapai sukses :
Pertama adalah kemauan untuk terus belajar dan berusaha.
Kedua adalah kebajikan atau perbuatan baik.
Harus ada kedua hal ini, baru seseorang bisa sukses.
Jika seseorang hanya bekerja keras, tapi tidak berbuat baik, maka tidak ada timbunan buah kamma baiknya, sehingga ia sulit untuk sukses.

Atau jika seseorang hanya berdoa dan berbuat baik, tetapi tidak mau berusaha atau bekerja, lalu bagaimana juga dia bisa sukses?

Hal ini berlaku juga dalam menyokong anak kita agar kelak menjadi sukses dan bahagia.

Memberikan pendidikan yang baik di sekolah, mendukung dan memberikan pelajaran2 tambahan sesuai dengan minat, hobi ataupun bakat sang anak. Ini berarti orangtua telah memberikan bekal untuk anak agar mampu berusaha dan bekerja nantinya dalam masyarakat.

Hal kedua yang perlu dilakukan adalah orangtua sering mengkondisikan anak untuk berbuat baik. Misalnya, rutin mengajak anak pergi bersama untuk melakukan fangshen. Biarkan si anak juga ikut melakukannya, seperti melepas burung.

Diharap sang anak akan terbiasa melakukan perbuatan baik dan senang melakukan perbuatan baik.
Sehingga anak ini akan memiliki timbunan kamma baik yang bisa mendukung kesuksesan dan kebahagiaannya kelak.

"Accurate" Health Center Medan adalah pusat pengobatan holistik yang terdiri dari terapi psikologi, hipnoterapi, konseling psikologi akan membantu anda mengobati penyakit depresi pada diri anda. Di samping itu, pengobatan di "Accurate" Health Center memiliki pengobatan alternatif, seperti akupunktur, terapi pijat, fisioterapi, refleksi kaki, ramuan tradisional untuk membantu anda melengkapi proses penyembuhan yaitu dengan memperbaiki sistem syaraf dan melancarkan aliran darah. 

"Accurate" Health Center Medan merupakan pengobatan tanpa efek samping, efektif, alamiah dan  cepat khasiatnya.

Hubungi "Accurate" Health Center untuk penangananya.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com

Senin, 28 Januari 2013

Konseling Psikologi Kecanduan Game Internet

Anak yang kecanduan internet, pada Mei mendatang akan digolongkan memiliki penyakit mental yang serius. Seperti dikutip dari laman Sun Herald, gangguan penggunaan internet ini akan dimasukkan dalam golongan DSM IV atau Diagnostik Manual dan Statistik Gangguan Mental.

Diagnostik tersebut termasuk orang-orang yang kecanduan dengan smarthphone, seperti penggunaan komputer tablet maupun desktop. Ilmuwan Autralia yang tergabung dalam Psychological Society Australia menyampaikan klasifikasi tambahan tentang kecanduan permainan internet ini.

Pada Mei mendatang, pengguna gangguan internet akan terdaftar sebagai kondisi yang direkomendasikan untuk dipelajari lebih lanjut. Oleh para ahli tersebut, kecanduan diartikan sebagai mental yang ''harus selalu'' menggunakan game internet ini. Fenomena ini sudah banyak melanda banyak negara selama dekade terakhir, di mana akses internet murah dan makin banyaknya muncul smartphone.

Mike Kyrios dari Swinburne University of Technology, yang membantu penulisan pengajuan gangguan ini, mengatakan penelitian diinvestasikan untuk gangguan tersebut. Penelitian ini memungkinkan para profesional kesehatan mendiagnosa anak-anak dengan perilaku adiktif dari penggunaan teknologi yang berlebihan itu. Dan kemudian mengarah ke pengobatan yang tepat.

"Game untuk anak-anak adalah masalah yang jelas. Tapi secara keseluruhan, penggunaan teknologi bisa menjadi masalah potensial," ujarnya.

Begitu juga dengan psikolog Emil Hodzic yang kerap menangani anak-anak yang kecanduan video game. Dia mengatakan pernah menangani klien muda yang berumur 12 tahun yang sedang kecanduan internet dan video game. "Tanda yang paling khas dari kecanduan ini adalah gejala penarikan diri, sehingga ekspresi marah atau frustasi akan muncul ketika ia tidak bisa bermain," ujarnya.

Lain halnya dengan psikiater Rhosel Lenroot yang memberikan catatan kepada media massa. "Saya kira itu memang berbahaya kalau kita tidak fokus untuk memperhatikan permasalahan ini. Tetapi di lain hal tidak ada yang salah dengan teknologi," katanya.

 Berikut adalah beberapa gejala kecanduan game. Jika gejala di bawah ini ternyata banyak yang menimpa anak Anda, maka waspadalah..
- anak lebih banyak menghabiskan waktu bermain game pada jam-jam di luar sekolah
- tertidur di sekolah
- sering melalaikan tugas
- nilai di sekolah jeblok
- berbohong soal berapa lama waktu yang sudah dihabiskan untuk ngegame
- lebih memilih bermain game daripada bermain dengan teman
- menjauhkan diri dari kelompok sosialnya (klub atau kegiatan ekskul)
- merasa cemas dan mudah marah jika tidak ngegame

Sementara gejala-gejala fisik yang bisa menimpa seseorang yang kecanduan game antara lain:
- Carpal tunnel syndrome (gangguan di pergelangan tangan karena saraf tertekan, misalnya jari-jari tangan menjadi kaku)
- mengalami gangguan tidur
- sakit punggung atau nyeri leher
- sakit kepala
- mata kering
- malas makan / makan tidak teratur
- mengabaikan kebersihan pribadi (misal: malas mandi)

Kecanduan internet kini telah menjadi permasalahan atau fenomena sosial yang perlu diperhatikan bagi beberapa kalangan kesehatan untuk anak-anak/remaja atau bahkan orang dewasa yang mengidap penyakit kecanduan tersebut. Menurut penelitian, kecanduan game online dapat memicu gangguan kejiwaan bahkan kecanduan game hampir sama dengan kecanduan seksual maupun narkoba.

Itu disebabkan oleh para pecandu game telah kehilangan beberapa fungsi kesadaran dan bahkan bisa merusak beberapa syaraf otak pengendali kesadaran.

Bagi para orang tua atau orang dewasa yang kecanduan game online dan tidak mampu melepaskan kecanduan tersebut, solusinya adalah konseling psikologi bersama ahli psikologi. Para ahli psikologi akan memberikan berbagai sesi konseling psikologi untuk meredakan kecanduan ataupun melepaskan mindset kecanduan game online tersebut.

"Accurate" Health Center  merupakan pusat pengobatan psikologi atau konseling psikologi dapat membantu anda atau anak anda yang kecanduan internet secara berkesinambungan melalui beberapa sesi terapi. Terapi yang paling baik untuk diperlukan oleh para pecandu game online adalah hipnoterapi dan psikoterapi, namun terapi akupunktur dan beberapa pemijatan syaraf kepala dapat membantu mereka lebih konsentrasi dan lebih sadar terhadap perilaku mereka yang buruk atau kecanduan.

"Accurate" Health Center dapat membantu pasien melaksanakan terapi relaksasi, terapi refleksi otak, terapi penenangan, hipnoterapi, terapi masa depan, terapi moralitas, terapi motivasi untuk meningkatkan arah atau tujuan hidup pasien sehingga mulai kembali memikirkan kesuksesannya dan tangung jawabnya.

Pengobatan "Accurate" Health Center merupakan pengobatan yang aman, alami dan tanpa efek samping. Rahasia Terjamin.

Hubungi "Accurate" Health Center untuk penangananya.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com